Toggle navigation

#ngakakkocak1,861,047 POSTS

Post Content
User Image berdate_ Posted: Nov 23, 2017 5:57 AM (UTC)
0 0 Normal
VIVA – Sebuah struktur batu kuno misterius di Arab Saudi ditemukan di area barat tengah Arab Saudi yang disebut Harrat Khaybar. Analisis arkeolog menyebutkan, hampir 400 struktur batu membentuk formasi mirip dinding itu kemungkinan berusia ribuan tahun. Arkeolog menyebutkan struktur baru itu dengan 'gerbang', sebab dari citra satelit, struktur kuno itu membentuk sebuah bangunan gerbang.
Namun arkeolog yang terlibat dalam penelitian dan penemuan struktur kuno itu belum bisa mengungkap apa fungsi dan usia persis 'gerbang' tersebut. 
Dikutip dari Live Science, Rabu 18 Oktober 2017, arkeolog mengatakan beberapa 'gerbang' itu ditemukan persis di samping kubah vulkanik yang pernah dimuntahkan lava basaltik.

Profesor dari Universitas Western Australia, David Kennedy menuliskan, gerbang kuno itu dibuat dari bebatuan dan dinding gerbang itu dibuat secara kasar dan rendah. "Tampaknya gerbang itu merupakan struktur buatan manusia tertua yang dibangun di lanskap tersebut," ujar Kennedy dalam jurnal Arabian Archaelogy and Epigraphy.

Peneliti mengatakan, struktur batuan itu beragam ukuran dan bentuk. 
Gerbang terpendek membentang 13 meter sedangkan yang terpanjang mencapai 518 meter, lebih panjang dari lapangan sepak bola liga Amerika Serikat. Sedangkan bentuk gerbang ada yang persegi panjang, ada yang membentuk huruf ‘I’ dari citra satelit. 
Menariknya, Kennedy menuliskan, bangunan gerbang itu berada di lokasi yang suram, tak ramah dengan vegetasi dan 'tak ramah' untuk kehidupan. Sedangkan, diduga ribuan tahun lalu, area ditemukan gerbang itu lebih ramah untuk kehidupan manusia.
Peneliti menemukan sisa aliran lava berada di puncak gerbang. Untuk itu, Kennedy menduga usia gerbang itu lebih tua dibanding aliran lava.
Camp mengatakan, dokumen foto-foto menunjukkan salah satu struktur sebagian tertutup lava yang mengeras. Dia memperkirakan beberapa gerbang di sekitar kubah lava ini dibangun sekitar 7 ribu tahun lalu. ( Source : viva.co.id)

#Berdate #Berdatenews
#lucu,#dagelan,#guyonann,#lucuabis,#indo_psikologi,#humor_bareng,#ojoserius,#ngakakkocak,,#bikinrame,#dewahumor,#raja_ngakak,#indolawak,#komikin_ajah,#woolessss ,#ngakakkocakvideo ,#dagelanvideo,#ngakak
User Image bacaankunetwork Posted: Nov 23, 2017 5:56 AM (UTC)
0 1 Normal
Angin puting beliung di sidoarjo kemarin 22 Nov. Bikin merinding...
User Image berdate_ Posted: Nov 23, 2017 5:52 AM (UTC)
10
1 Normal
Lebih dari 10 tahun yang lalu, sebuah ledakan dari fenomena alam yang dahsyat berhasil membuat sebagian penduduk di pulau Jawa, Indonesia mengungsi dari tempat tinggalnya. Luapan lumpur pertama yang mulai meletus pada 29 Mei 2006, memuntahkan tanah serta batu dan gas panas.

Dilansir dari Dailymail, letusan yang berlangsung tersebut telah membingungkan para ahli dan penduduk lokal sejak pertama kali muncul. Namun kini, para ilmuwan mengatakan bahwa mereka mungkin menemukan sumber semburan lumpur tersebut.
Dalam sebuah studi baru, para peneliti telah membuktikan darimana letusan tersebut berasal yang diberi julukan Lusi. Letusan tersebut terhubung jauh di bawah tanah ke ruang magma kompleks vulkanik.
Sebuah tim yang dipimpin oleh para peneliti dari University of Oslo menggunakan geofisika untuk memetakan daerah di bawah letusan, yang dikenal dengan nama Lusi.
Sejak dimulai, lumpur telah mengubur beberapa desa sedalam 12 meter dan memaksa hampir 60.000 orang untuk pergi.
Letusan tersebut terus memuntahkan lumpur secara berkala, dan telah menghabiskan sekira 80.000 meter kubik lumpur setiap hari atau cukup untuk mengisi 32 kolam renang Olimpiade. "Kami dengan jelas menunjukkan bukti bahwa kedua sistem terhubung secara mendalam," ungkap pemimpin penulis Adriano Mazzini, seorang ahli geologi di CEED - University of Oslo.
Studi tersebut menemukan bahwa Lusi terhubung ke kompleks Arjuno-Welirang dengan sistem kesalahan 6 kilometer di bawah tanah. Magma dari gunung berapi tersebut telah 'memanggang' sedimen di bawah Lusi, menyebabkan tekanan untuk membangun di bawah permukaan sampai meletus. ( Source : okezone) (LANJUTAN DI FIRST COMMENT)

#Berdate #Berdatenews - -
#lucu,#dagelan,#guyonann,#lucuabis,#indo_psikologi,#humor_bareng,#ojoserius,#ngakakkocak,,#bikinrame,#dewahumor,#raja_ngakak,#indolawak,#komikin_ajah,#woolessss ,#ngakakkocakvideo ,#dagelanvideo,#ngakak,#ngakakbareng,#ngakakbanget,#lucubanget,#,#memecomicindonesia,#videolucu,#memecomic,#memeindonesia,,#luculucuan

Hashtags found on this page